Ternyata Ini Risiko Mobil Menghantam Jalan Berlubang
News / 17 April 2026
Saat berkendara, kondisi jalan tidak selalu ideal. Salah satu yang paling sering ditemui adalah jalan berlubang yang kerap datang tanpa disadari. Selain mengganggu kenyamanan, benturan saat menghantam lubang dapat menimbulkan berbagai dampak pada kendaraan, bahkan dalam jangka panjang bisa memengaruhi keselamatan berkendara. Berikut beberapa risiko yang perlu diwaspadai:
- Ban Lebih Cepat Rusak hingga Berisiko Meletus
Ban menjadi komponen pertama yang menerima dampak langsung saat mobil menghantam lubang. Benturan yang terjadi dapat menyebabkan keausan lebih cepat, kerusakan pada dinding ban seperti benjol atau retak, hingga penurunan tekanan angin secara drastis. Jika kondisi ini dibiarkan, risiko ban Meletus saat berkendara, terutama dalam kecepatan tinggi, akan semakin besar.
- Velg Mengalami Penyok atau Retak
Selain ban, velg juga rentan mengalami kerusakan akibat benturan keras. Velg berbahan alloy umumnya lebih berisiko mengalami penyok atau retak dibandingkan velg baja. Kerusakan pada velg dapat mengganggu keseimbangan kendaraan, menyebabkan kebocoran halus pada ban, hingga berdampak pada performa pengereman.
- Kerusakan pada Suspensi dan Shockbreaker
Suspensi berperan penting dalam menjaga kenyamanan dan kestabilan kendaraan. Benturan berulang akibat jalan berlubang dapat mempercepat keausan bahkan menyebabkan kerusakan pada komponen ini. Dampaknya, mobil terasa lebih keras saat dikendarai, muncul bunyi tidak normal dari area roda, serta berkurangnya stabilitas saat melaju, terutama pada kecepatan tinggi.
- Gangguan Keseimbangan Setir (Spooring dan Balancing)
Menghantam lubang juga dapat memengaruhi sistem kemudi. Setir dapat terasa tidak lurus atau cenderung menarik ke satu sisi saat mobil berjalan. Kondisi ini tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan, mempercepat keausan ban yang tidak merata, serta meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Jalan berlubang bukan hanya sekadar gangguan kecil, tetapi dapat memberikan dampak serius pada berbagai komponen kendaraan jika terjadi secara berulang. Kerusakan yang timbul tidak hanya memengaruhi kenyamanan, tetapi juga berpotensi menurunkan tingkat keselamatan saat berkendara.
Untuk mengurangi risiko tersebut, pengemudi disarankan untuk selalu memperhatikan kondisi jalan, mengurangi kecepatan saat melewati jalan rusak, menjaga tekanan ban tetap ideal, serta melakukan pemeriksaan rutin pada bagian kaki-kaki kendaraan. Dengan berkendara lebih waspada, kondisi kendaraan tetap terjaga dan perjalanan pun menjadi lebih aman serta nyaman.
Sumber: https://www.carmudi.co.id/journal/kerusakan-mobil-gara-gara-hantam-lubang-di-jalan/
